Jumat, 09 September 2011

Selebrasi Pato ( Ac-milan ) Yg Jadi Masalah Di negara Cina

Pada laga Super Coppa Italia Milan berhasil menang atas Inter dengan skor 2-1 di Derby Della Madonina jilid pertama di musim ini, namun masih menyisakan cerita. Kemenangan Kali ini berkaitan dengan selebrasi Pato yang memiliki unsur rasis. Selebrasinya ditunjukkan pada saat penyerahan trofi Milan.
pato undang kontroversi 300x161 Selebrasi Pato Berujung Kontroversi
Para pemain AC Milan merayakan kemenangan klubnya usai menjuarai Supercoppa Italia dengan berbagai selebrasi, tak terkecuali dengan striker Alexandre Pato. Namun beberapa media menganggap selebrasi pemain berjuluk The Duck tersebut mengandung rasisme.
Seperti dilaporkan 101greatgoals, Sabtu (6/8/2011), saat itu mantan pemain Internacional tersebut melakukan selebrasi dengan cara membuat matanya terlihat sipit dengan menariknya menggunakan kedua tangannya dan menghadap kamera.
Kontan perlakuan itu mengundang spekulasi bahwa dirinya secara langsung melakukan kecerobohan dengan menyindir publik Cina yang memiliki mata sipit. Hal ini mungkin dianggap lucu baginya, tapi justru akan membuat tersinggung di mata publik Cina.
Mungkin dia merasa terlarut dengan keberhasilan Milan pada pertandingan tersebut sehingga ia tak sadar bahwa perlakuannya bisa mengundang kontroversi warga Cina. Apalagi hal itu dilakukan di depan 80 ribu penonton yang membanjiri Stadion Bird Nest, Beijing, Cina.
Pato terancam akan bernasib sama dengan pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. CR7 sempat dikecam oleh media dan warga Cina atas sikapnya yang arogan pada saat konfrensi pers jelang pertandingan pramusim Madrid melawan Guangzhou Evergrande, Rabu kemarin.
Tampaknya para pemain Eropa harus berhati-hati dalam memberikan sikap ketika berkunjung ke Asia. Pasalnya budaya Asia tak seperti di Eropa, dimana budaya di Asia cenderung sensitif dengan budaya Timurnya.

0 comments:

Posting Komentar